Setiap hari, akan selalu terjadi perubahan dalam bisnis yang disebabkan oleh lingkungan bisnis yang selalu berubah. Lingkungan tersebut tidak hanya lingkungan luar perusahaan, akan tetapi juga linglungan internal ataupun dalam perusahaan.
Perubahan ini akan menjadi kelemahan dan kekuatan serta peluang dan ancaman bagi para entrepreneur itu sendiri. Hal inilah yang harus diperhatikan oleh setiap entrepreneur.
Kehati-hatian setiap entrepreneur adalah menjadi wajib hukumnya. Kehati-hatian tersebut sangat berhubungan dengan pengambilan keputusan mereka yang berhubungan dengan bisnis tersebut.
Oleh karena itu, saya merasa, menjadi pembelajar bagi seorang entrepreneur adalah wajib hukumnya. Belajar dari lingkungan, khususnya para pebisnis adalah sangat tepat. Apalagi belajar dari setiap pengalaman mereka dalam menghadapi setiap masalah bisnis.
Pembelajaran yang harus dilakukan akan sangat cepat bila setiap entrepreneur memiliki seorang coach dalam menjalankan bisnis mereka. Coach akan menjadi pelatih bagi entrepreneur dalam mencapai tujuan.
Dalam konteks ini, ada point penting yang harus dipahami. Pertama, kejelasan atas tujuan yang hendak dicapai oleh para entrepreneur tersebut.
Kedua, adanya pemahaman atas bisnis dan lingkungan bisnis para entrepreneur. Konteks ini akan mempengaruhi pembelajaran yang harus dilakukan oleh para entrepreneur.
Ketiga adalah adanya komitmen bersama dan kesepakatan bersama setiap orang yang akan menjadi coach tersebut. Kesepakatan ini sangat penting karena seorang coach harus siap "diganggu" oleh para entrepreneur setiap saat anak coach nya bertanya.
Demikian juga para anak coach harus berkomitmen untuk menjalankan apa yang dicoachingkan. Disinilah proses pembelajaran akan terus berjalan.
Hayu, mari jita terus belajar karena bisnis itu selalu berubah akibat lingkungan perusahaan. Dengan belajarlah kita bisa menjadi knowledge based entrepreneur untuk mencapai bisnis yang terus tumbuh dab berkembang.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Friday, April 5, 2013
Wednesday, April 3, 2013
Menguatkan tekat menjadi seorang entrepreneur
Selalu saya mengatakan bahwa menjadi seorang entrepreneur adalah pilihan bagi setiap orang. Pilihan lainnya adalah menjadi karyawan, baik karyawan perusahaan negara (bumn/bumd), pegawai negeri sipil, ataupun pegawai perusahaan swasta, nasional ataupun internasional.
Pilihan menjadi entrepreneur ini sangat mulia, menurut saya karena kita memberikan value bagi diri sendiri dan orang lain, value ini akan terus melekat dan sangat mulia buat kita sendiri.
Salah satu hal mendasar untuk menjadi entrepreneur yang sukses adalah tekat. Tekat berhubungan dengan niat yang kuat untuk menjadi entrepreneur tersebut.
Tekat tidak gampang dimiliki oleh setiap calon entrepreneur yang akan memulai bisnis dan mimpi untuk menjadi entreprenur sukses. tekat bukanlah sesuatu yang gampang membuatnya.
Akan tetapi, bukan berarti tidak bisa diciptakan ataupun ditingkatkan. Tekat tersebut adalah bersifat dinamis dan bergerak terus.
Belajar dari pengalaman dari seorang anak didik saya, harus berproses untuk menimbulkan dan menguatkan tekat nya untuk menjadi seorang entrepreneur sukses. Tidak cukup sekali.
Akan tetapi, harus menjadi coach yang efektif dan efisien buat mereka agar tekat terus tumbuh dan berkembang. Beeing a good coach is the best to create a successfull entrepreneur starts from a tough wish... Good luck ya...
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Pilihan menjadi entrepreneur ini sangat mulia, menurut saya karena kita memberikan value bagi diri sendiri dan orang lain, value ini akan terus melekat dan sangat mulia buat kita sendiri.
Salah satu hal mendasar untuk menjadi entrepreneur yang sukses adalah tekat. Tekat berhubungan dengan niat yang kuat untuk menjadi entrepreneur tersebut.
Tekat tidak gampang dimiliki oleh setiap calon entrepreneur yang akan memulai bisnis dan mimpi untuk menjadi entreprenur sukses. tekat bukanlah sesuatu yang gampang membuatnya.
Akan tetapi, bukan berarti tidak bisa diciptakan ataupun ditingkatkan. Tekat tersebut adalah bersifat dinamis dan bergerak terus.
Belajar dari pengalaman dari seorang anak didik saya, harus berproses untuk menimbulkan dan menguatkan tekat nya untuk menjadi seorang entrepreneur sukses. Tidak cukup sekali.
Akan tetapi, harus menjadi coach yang efektif dan efisien buat mereka agar tekat terus tumbuh dan berkembang. Beeing a good coach is the best to create a successfull entrepreneur starts from a tough wish... Good luck ya...
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Saturday, March 30, 2013
Menyeleraskan kreativitas dengan karakteristik bisnis
Malam ini saya melakukan diskusi yang sangat intens dengan tim dalam perusahaan melalui grup bbm yang dimulai sejak magrib tadi. Diskusi ini berhubungan dengan pengembangan salah satu program diperusahaan.
Diskusi yang sangat intens ini sangat bersifat stratejik buat perusahaan kedepannya karena hal ini relevan dengan rencana stratejik perusahaan kedepannya. Saya tidak boleh main-main dengan keputusan dalam aspek ini.
Salah satu yang dipertimbangkan oleh para anggota tim adalah bagaimana kreativitas pada program yang sudah berjalan dalam jangka waktu yang cukup lama. Sudah terbenam dalam benak audiense dan konsumen tentang program ini.
Oleh karena itu, tidak boleh main-main dengan kreativitas sehubungan dengan program yang sudah berjalan tersebut. Hal ini menjadi sangat penting buat positioning program tersebut.
Saya selaku salah satu yang bertanggung jawab pada perusahaan, berusaha untuk tidak terjebak pada kreativitas yang kurang relevan dengan karakter program dan perusahaan secara keseluruhan. Keputusan yang saya buat harus bisa bersifat logis.
Karakteristik perusahaan sebagai lembaga yang concern terhadap pendidikan adalah kata kunci yang tidak boleh dihilangkan. Hal ini sudah jelas dalam perusahaan.
Jadi, kreativitas tidak boleh asal-asalah sehubungan dengan program perusahaan yang sudah berjalan tersebut nantinya. Ada tahap-tahap yang harus dijalankan dan dilalui.
Tentu ada yang ingat new product development atau yang lebih dikenal dengan NPD dalam pemasaran suatu produk perusahaan. Mulai tahap penemuan ide, pengembangan ide, test ide, test pasar sampai dengan komersialisasi adalah tahap-tahap yang harus dijalani agar kreativitas tersebut menjadi inovasi.
Artinya, kreativitas harus dilakukan secara hati-hati buat produk perusahaan. Tidak boleh sembarangan. Akan tetapi. Bukan pula berarti mematikan kreativitas lho... Ini tulisan penutup pukul 00.56 wib...selamat istirahat...
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Diskusi yang sangat intens ini sangat bersifat stratejik buat perusahaan kedepannya karena hal ini relevan dengan rencana stratejik perusahaan kedepannya. Saya tidak boleh main-main dengan keputusan dalam aspek ini.
Salah satu yang dipertimbangkan oleh para anggota tim adalah bagaimana kreativitas pada program yang sudah berjalan dalam jangka waktu yang cukup lama. Sudah terbenam dalam benak audiense dan konsumen tentang program ini.
Oleh karena itu, tidak boleh main-main dengan kreativitas sehubungan dengan program yang sudah berjalan tersebut. Hal ini menjadi sangat penting buat positioning program tersebut.
Saya selaku salah satu yang bertanggung jawab pada perusahaan, berusaha untuk tidak terjebak pada kreativitas yang kurang relevan dengan karakter program dan perusahaan secara keseluruhan. Keputusan yang saya buat harus bisa bersifat logis.
Karakteristik perusahaan sebagai lembaga yang concern terhadap pendidikan adalah kata kunci yang tidak boleh dihilangkan. Hal ini sudah jelas dalam perusahaan.
Jadi, kreativitas tidak boleh asal-asalah sehubungan dengan program perusahaan yang sudah berjalan tersebut nantinya. Ada tahap-tahap yang harus dijalankan dan dilalui.
Tentu ada yang ingat new product development atau yang lebih dikenal dengan NPD dalam pemasaran suatu produk perusahaan. Mulai tahap penemuan ide, pengembangan ide, test ide, test pasar sampai dengan komersialisasi adalah tahap-tahap yang harus dijalani agar kreativitas tersebut menjadi inovasi.
Artinya, kreativitas harus dilakukan secara hati-hati buat produk perusahaan. Tidak boleh sembarangan. Akan tetapi. Bukan pula berarti mematikan kreativitas lho... Ini tulisan penutup pukul 00.56 wib...selamat istirahat...
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Friday, March 29, 2013
Knowledge based entrepreneur
Menjadi entrepreneur yang memiliki pengetahuan bisnis dan manajemen adalah harapan saya kepada anak didik dan anak binaan.
Khususnya di GIMB foundation yang saya bina ini. Yayasan gerakan Indonesia Muda Berbisnis adalah wadah untuk mencetak young entrepreneur yang berkualitas.
Hal ini menjadi mimpi saya, saat ini dan yang akan datang dalam konteks pembangunan individu dan bangsa kedepannya.
Kenapa harus dengan knowledge menjadi entrepreneur tersebut?
Ada mimpi besar yang hendak saya capai yaitu bagaimana setiap entrepreneur tersebut tidak hanya memulai bisnis, akan tetapi tidak berusia panjang.
Itu adalah alasan pertama. Alasan kedua adalah bagaiamana bisnis para entrepreneur tersebut menjadi besar dan tumbuh berkembang nantinya.
Hal ini dapat dilihat dari aspek size atau ukuran bisnis tersebut yang akan dijalankan oleh para entrepreneur.
Ketiga adalah adanya dimensi waktu dalam mencapai bisnis mereka yang besar tersebut. Kenapa demikian? saya berharap bisnis mereka bisa maju dalam dimensi waktu yang tidak lama.
Hal ini menjadi sangat strategis ketika anak-anak muda sudah mampu memiliki bisnis dalam dimensi waktu yang cepat.
Lalu,pengetahuan apa yang harus dimiliki oleh para entrepreneur?
Pengetahuan tentang entrepreneurship, bisnis dan lingkungan bisnis, manajemen, leadership, decision making dan communication.
Dalam konteks keilmuan, pengetahuan tentang sosiologi, antropologi (budaya) dan psikologi adalah wajib dalam menjalankan bisnis.
Jadi, mari belajar terus agar bisnis kita tetap maju, tumbuh dan berkembang dimasa depan, meski kita lagi libur.
Selamat berlibur, tetapi jangan lupa terus belajar.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Khususnya di GIMB foundation yang saya bina ini. Yayasan gerakan Indonesia Muda Berbisnis adalah wadah untuk mencetak young entrepreneur yang berkualitas.
Hal ini menjadi mimpi saya, saat ini dan yang akan datang dalam konteks pembangunan individu dan bangsa kedepannya.
Kenapa harus dengan knowledge menjadi entrepreneur tersebut?
Ada mimpi besar yang hendak saya capai yaitu bagaimana setiap entrepreneur tersebut tidak hanya memulai bisnis, akan tetapi tidak berusia panjang.
Itu adalah alasan pertama. Alasan kedua adalah bagaiamana bisnis para entrepreneur tersebut menjadi besar dan tumbuh berkembang nantinya.
Hal ini dapat dilihat dari aspek size atau ukuran bisnis tersebut yang akan dijalankan oleh para entrepreneur.
Ketiga adalah adanya dimensi waktu dalam mencapai bisnis mereka yang besar tersebut. Kenapa demikian? saya berharap bisnis mereka bisa maju dalam dimensi waktu yang tidak lama.
Hal ini menjadi sangat strategis ketika anak-anak muda sudah mampu memiliki bisnis dalam dimensi waktu yang cepat.
Lalu,pengetahuan apa yang harus dimiliki oleh para entrepreneur?
Pengetahuan tentang entrepreneurship, bisnis dan lingkungan bisnis, manajemen, leadership, decision making dan communication.
Dalam konteks keilmuan, pengetahuan tentang sosiologi, antropologi (budaya) dan psikologi adalah wajib dalam menjalankan bisnis.
Jadi, mari belajar terus agar bisnis kita tetap maju, tumbuh dan berkembang dimasa depan, meski kita lagi libur.
Selamat berlibur, tetapi jangan lupa terus belajar.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Thursday, March 28, 2013
Be ready to fight for success
Pagi-pagi adalah kesempatan buat membuat perubahan dalam diri kita sebagai entrepreneur yang bermaksud untuk sukses dibisnisnya.
Pagi-pagi adalah kesempatan buat kita membuat rencana hari ini, apa yang akan dilakukan demi perusahaan kita.
Hal ini perlu dicermati dengan baik oleh setiap entrepreneur dalam menjalankan bisnis.
Awalilah pagi-pagi dengan baik bagi setiap entrepreneur ya.
Doa juga harus ditingkatkan demi kesuksesan kita kedepan, tidak hanya hari ini, tapi juga masa depan.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Pagi-pagi adalah kesempatan buat kita membuat rencana hari ini, apa yang akan dilakukan demi perusahaan kita.
Hal ini perlu dicermati dengan baik oleh setiap entrepreneur dalam menjalankan bisnis.
Awalilah pagi-pagi dengan baik bagi setiap entrepreneur ya.
Doa juga harus ditingkatkan demi kesuksesan kita kedepan, tidak hanya hari ini, tapi juga masa depan.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tuesday, March 26, 2013
Bisnis itu proses
Semalam saya mengikuti program mingguan yang diselenggarakan oleh gimb foundation yaitu I love business di d'preneur cafe.
Kegiatan ini sangat memberikan value gimbers, sebutan binaan gimb foundation.
Acara semalam dimanage dan dijalankan oleh para gimbers bersama-sama dengan pengurus gimb foundation.
Saya merasakan, inilah proses dari gimb foundation dalam konteks organisasi.
Bagaimanapun, gimb foundation itu berproses menuju kesempurnaan dalam organisasinya.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Kegiatan ini sangat memberikan value gimbers, sebutan binaan gimb foundation.
Acara semalam dimanage dan dijalankan oleh para gimbers bersama-sama dengan pengurus gimb foundation.
Saya merasakan, inilah proses dari gimb foundation dalam konteks organisasi.
Bagaimanapun, gimb foundation itu berproses menuju kesempurnaan dalam organisasinya.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Saturday, March 2, 2013
Belajar..belajar dan belajar
Dalam salah satu diskusi tentang entrepreneurship yang diadakan oleh para pengusaha beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan "pemahaman" yang sangat baik.
Tentang apa itu? Belajar...belajar dan belajar. Konsep belajar ini sangat luas dalam entrepreneurship.
Belajar dengan cara membaca buku, menonton film, diskusi, melihat pengalaman orang dan lain-lain.
Belajar tentang bisnis dan perkembangannya dan terus diupdate rencana bisnisnya.
Jadi. Suatu kewajiban setiap indiv idu untuk terus belajar agar menjadi entrepreneur sukses.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tentang apa itu? Belajar...belajar dan belajar. Konsep belajar ini sangat luas dalam entrepreneurship.
Belajar dengan cara membaca buku, menonton film, diskusi, melihat pengalaman orang dan lain-lain.
Belajar tentang bisnis dan perkembangannya dan terus diupdate rencana bisnisnya.
Jadi. Suatu kewajiban setiap indiv idu untuk terus belajar agar menjadi entrepreneur sukses.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Subscribe to:
Posts (Atom)