Saturday, August 16, 2014
Saturday, July 26, 2014
Entrepreneur dan zakat fitrah
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Zakat fitrah dan entrepreneur
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Monday, July 29, 2013
Peluang dimana-man
Karena itulah ciri seorang entrepreneur untuk sukses. Bagaimana mereka itu berbisnis dengan driving oleh peluang. Dimana-mana ada peluang.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sunday, June 30, 2013
Berikan waktumu untuk berhenti sejenak, untuk belajar
Pelajaran apa itu? Pelajaran tentang bagaimana seorang entrepreneur itu harus berhenti sejenak. Berhenti dari kesibukan rutinitas bisnisnya. Waaah.... Kenapa gitu?
Tanya teman saya yang saya temui dibandara pagi ini. Ada hal penting yang bisa kita. Renungkan.
Pertama, berhenti sejenak untuk belajar.
Kedua, melakukan kontemplasi atas capaian yang sudah dilakukan.
Ketiga, menganalisis masalah yang pernah terjadi dalam kurun waktu tertentu, misalnya, mingguan, bulanan.
Keempat mencatat atas apa yang didapat dari perenungan tersebut.
Kelima, melakukan sharing kepada para bawahan atau anggota tim kita dalam bisnis tersebut.
Keenam, melakukan perbaikan atas apa yang terjadi dalam masalah yang ditemui.
Ketujuh, konsisten melakukan aktivitas diatas untuk meningkatkan pengetahuan kita.
Bagi saya, pembelajaran seperti itu, akan jauh lebih bermanfaat dibandingkan dengan hanya belajar teori di kelas. Ataupun belajar dari buku.
Proses belajar dari proses yang kita alami dalam bisnis itu akan jauh lebih dahsyat. Mari kita belajar sejenak ya.
Ok, saya lanjut dulu perjalanan pulang ke bandung dari bandara soetta ini. Sukses buat kita semua ya. Bismillahirrahmanirrahim
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tuesday, June 25, 2013
Membangun entrepreneur yang sukses
Setelah saya renungkan, untuk menjadi entrepreneur sukses itu tidak mudah. Akan tetapi, ada indikatormya. Bagi saya, ada lima. Apa saja itu?
Pertama, mereka harus mampu mencapai profit yang optimal. Profit menjadi tujuan utama setiap entrepreneur. Selisih penerimaan dengan biaya.
Kedua, harus memberikan kemashlahatan dan kesejahteraan bagi setiap masyarakat yang ada disekitar mereka. Mereka harus memberikan kesejahteraan kepada banyak orang. Ini penting bagi seorang entrepreneur.
Ketiga, harus mampu menjaga kelestarian alam. Tidak boleh merusak alam. Jagalah alam tersebut. Penting untuk dipahami.
Keempat, menjaga sustainability dakam bisnisnya. Sustainability atau keberlanjutan harus jadi pertimbangan utama mereka. Kenapa demikian? Bisnis jangka pajang adalah indikator keberhasilan mereka.
Terakhir, kelima, harus tumbuh dan berkembang. Tumbuh dan berkembang menjadi bisnis yang besar dari perseorangan, mikro, kecil, menengah dan besar.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Saturday, June 1, 2013
Selaraskan tujuan kita
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tuesday, May 28, 2013
Tetap kreatif
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Monday, May 27, 2013
Risk taker
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sunday, May 26, 2013
Kreativitas tukang sate madura
Saya punya langganan di dekat kompleks rumah. Sudah lima tahun jadi langganan, setiap mau beli sate ayam, pasti kesana. Bahkan anak saya sudah hafal dengan orangnya.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Semakin kerasa kalo entrepreneur "wajib" belajar
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Saturday, May 25, 2013
Tetap bermimpi besar
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Thursday, May 23, 2013
Menghafal dan menghubungkan dengan konteks bisnis kita
Wednesday, May 15, 2013
Beneran jadi entrepreneur, nak?
Asli, saya sempat terdiam mendengar pertanyaan tersebut. Terdiam karena ngga boleh asal jawab. Salah menjawab, dampaknya luar biasa bagi pribadi si anak.
Saya mencoba menjawabnya pelan-pelan. Kenapa muncul pertanyaan ini? Saya menduga, ada kekhawatiran orang tua pada pilihan tersebut. Kekhawatiran ini wajar karena tentulah setiap orang tua, berharap anaknya berhasil$
Bisa jadi pertanyaan tersebut karena banyak entrepreneur gagal yang ditemui orang tua tadi. Lalu, bisa jadi juga karena beliau ingin memastikan pilihan anaknya.
Secara mendasar, jelas menjadi entrepreneur adalah pilihan. Pilihan yang memiliki peluang dan resiko. Resiko gagal dan berhasil bak sisi mata koin yang saling bertolak belakang.
Dalam hal ini, jelas saya yakin dengan pilihan menjadi entrepreneur. Agar berhasil, saya terus belajar, belajar dan belajar... Tidak ada alasan untuk tidak belajar.
Lalu meningkatkan kreativitas dan inovasi selama menjadi entrepreneur. Harus fokus lagi. Inilah bekal sy menjadi entrepreneur.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sunday, May 12, 2013
Menjadi entrepreneur ...
Kaget dengan pertanyaan mahasiswa ini. Tidak pernah saya mendapatkan pertanyaan setajam ini. Tapi, bagus juga.
Pertanyaan yang mendalam dan langsung ke inti masalahnya. Apa itu? Pilihan menjadi entrepreneur.
Pilihan ini memang harus difikirkan secara mendalam. Menjadi entrepreneur adalah pilihan hidup. Pilihan yang tidak boleh setengah-setengah.
Perlu disadari bahwa menjadi entrepreneur itu adalah mindset. Karena dapat juga dilakukan dalam perusahaan, dimana status kita sebagai karyawan. Beneran?
Yup, betul sekali. Mindset untuk berhasil dengan melihat atau menciptakan peluang dari sekitar kita. Itu dulu.
Konsep ini harus dipahami dengan baik. Jadilah seorang entrepreneur, baik didalam perusahaan. Apalagi dengan bisnis sendiri.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Saturday, April 20, 2013
Membangun entrepreneurship yang kuat
Setiap entrepreneur memiliki konsep yang berbeda-beda. Perbedaan ini berhubungan dengan apa itu entrepreuership. Sejak tadi pagi, terlihat konsep yang dipahami berbeda-beda.
Bagi saya sebagai fasilitator nya, tentu agak risau. Kerisauan yang berhubungan dengan pemahaman yang berbeda-beda. Waduh, padahal pembelajaran sama oleh saya.
Knowledge atau pengetahuan setiap entrepreneur seharusnya sama satu sama lainnya. Pemahaman ini kan berasal dari pendidikan selama tiga bulan ini. Jadi, penting untuk memiliki kesamaan pemahaman.
Tugas saya harus bisa memberikan kesamaan pemahaman pada mereka. Pendidikan harus mampu memberikan hal tersebut. Semangat
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Monday, April 15, 2013
Bersama-sama mengembangkan bisnis
Konsep ini membuat saya tersadarkan ketika memberikan sharing kepada para pengusaha. Sharing bisnis yang membuat mereka membuka mata. Kenapa demikian?
Selama ini, seringkali orang banyak menjalankan bisnis as usual atau apa adanya. Perjalanan bisnis mereka seperti kebanyakan. Tidak banyak yang berbeda.
Hal ini tidak boleh terjadi bagi entrepreneur yang ingin bisnis mereka tumbuh dan berkembang. Bisnis tersebut harus benar-benar besar. Tidak hanya kuantitas, tetapi juga kualitas.
Bersama-sama pihak lain harus menumbuhkembangkan bisnis kita. Tidak bisa sendiri. Paradigma lama bahwa bisnis bisa sendiri harus dihilangkan.
Dengan siapa saja kerjasama tersebut? Pada tahap hilir, kerjasama dengan agen, reseller, broker, media cetak dan media elektronika serta asosiasi yang bisa membantu para entrepreneur memasarkan produk-produk mereka. Tidak bisa dinafikkan kondisi dimana para entrepreneur membutuhkan "kendaraan" untuk memasarkan produk mereka.
Di tingkat hulu, para entrepreneur juga membutuhkan kerjasama dengan asosiasi yang berhubungan dengan para supplier. Selain itu, kerjasama dengan perbankan. Mereka akan mendukung bisnis kita.
Jelas sekali, kerjasama ini tidak bisa dihindari, saat nya bisnis tumbuh dan berkembang dengan pihak lain. Hayu... Tingkatkan kerjasama kita...
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Wednesday, April 10, 2013
Pensiunpreneur
Kenapa kasihan? Mereka baru akan jadi entrepreneur diusia yang sudah tidak muda lagi.perlu kita renungkan
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Tuesday, April 9, 2013
Soft skill seorang entrepreneur
Tadi pagi saya tidak menemukan charger laptop saya di tas dan sempat membuat saya panik juga, akibatnya. Kepanikan ini berhubungan dengan bagaimana saya bisa bekerja kalau charger laptop saya hilang. Ngga bisa kerja dong.... Pastinya.
Hal ini membuat saya kurang fokus jadinya bekerja. Dari pagi, mengingat-ingat terakhir menggunakan charger tersebut. Aha... Akhirnya ingat juga, he-he....
Apa lesson learned yang saya dapatkan dari kejadian tadi pagi adalah berhubungan dengan daya ingat. Benar-benar simple, akan tetapi berdampak sangat dahsyat bagi pekerjaan saya. Dampaknya negatif, kalau tidak bisa ingat tersebut.
Skill ini harus diperhatikan. Daya ingat harus ditingkatkan. Banyak janji, komitmen, transaksi yang ada dalam bisnis kita. Dan itu semua harus berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh customer kita.
Satu hal yang harus kita lakukan untuk meningkatkan daya ingat adalah fokus pada apa yang kita dengar, lihat, baca, rasakan, ucapkan. Setiap hal tersebut akan berhubungan dengan daya ingat. Fokus ini akan membantu kita sehingga mudah mengingatnya.
Yang kedua adalah ketahui, pahami dan hayati. Hal ini penting karena berbagai aspek yang harus diingat tersebut harus jelas. Kejelasan akan membantu daya ingat tersebut.
Yang ketiga, memberikan konteks apa yang kita bicarakan, diskusikan dan lain-lain. Konteks ini akan mempermudah mengingat tersebut. Konteks sangat penting.
Yang keempat, terus belatih untuk mengingat apa yang kita bahas,diskusikan dan lain-lain. Berlatih meningkatkan daya ingat itu sangat penting. Jadi, latih-latih dan latih.
Semoga daya ingat kita bertambah dan akan mendekatkan kita pada kesuksesan dalam bisnis ini... Amin
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Saturday, April 6, 2013
Membangun entrepreneur yang berkualitas
Dalam konteks coaching, menjadikan anak didik menjadi entrepreneur sukses adalah tujuan yang hendak dicapai. Ini adalah tujuan yang harus disepakati oleh anak yang dicoaching dan kita sebagai coach. Kesepahaman dan persamaan tujuan ini harus dipastikan terlebih dahulu.
Seiring dengan waktu yang saya lewati sejak bulan juni 2012 yang lalu, banyak sekali pembelajaran (lesson learned) dari proses coaching yang saya lakukan kepada anak didik. Pelajaran tersebut sangat bernilai bagi saya untuk kemajuan diri dan bisnis mereka. Disini menjadi kata kunci dalam mencapai tujuan mereka bersama-sama.
Dalam konteks inilah bagaimana menjadi coach yang benar semakin kerasa. Perbaikan terus menerus harus saya lakukan agar hasil yang dirasakan oleh anak dididk juga semakin baik. Lesson learned lainnya berhubungan dengan bagaimana tanggung jawab saya untuk semakin lebih memahami anak didik.
Adapun bagi anak didik, perbaikan terus-menerus juga perlu dilakukan. Anak didik adalah subjek dalam proses coaching ini dalam rangka mencapai tujuan mereka. Tanpa perbaikan diri dari mereka, tentu tidak akan tercapai keseimbangan dalam pencapaian tujuan.
Alhamdulillah..,ya Allah, kami masih diberikan kesehatan dan kekuatan serta komitmen untuk membantu para anak didik yang kami coach dalam rangka pencapaian tujuan mereka yaitu entrepreneur sukses. Ini adalah proses yang harus diperbaiki terus menerus. Semoga semangat, komitmen waktu, tenaga dan fikiran ini semakin terus tumbuh dan berkembang. Akan banyak lagi anak-anak yang akan kami coach ya Allah...
Amin,,, btw, itu dulu ya...menunggu hujan dimobil karena mau gerak jalan santai di acara ulang tahun program doktor manajemen bisnis Unpad.tapi tetap, ingat anak coach saya... Bismilllah... Sukses buat kita semua ya...
Powered by Telkomsel BlackBerry®